<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/platform.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://www.blogger.com/navbar.g?targetBlogID\x3d32938856\x26blogName\x3dLiFe+Is+HappY+ThinG\x27s\x26publishMode\x3dPUBLISH_MODE_BLOGSPOT\x26navbarType\x3dBLACK\x26layoutType\x3dCLASSIC\x26searchRoot\x3dhttps://eccadiary.blogspot.com/search\x26blogLocale\x3den_US\x26v\x3d2\x26homepageUrl\x3dhttp://eccadiary.blogspot.com/\x26vt\x3d-1184923800942827085', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script>

Nasibnya Orang Kecil

Friday, June 01, 2007

Mengikuti berita soal razia software di Malang, saya jadi ingin bertanya, kenapa warnet yang dirazia tim polwil harus sampai disegel/ditutup? Sedangkan yang dirazia tim polres masih dapat terus beroperasi. Seolah tim polwil dan tim polres tidak kompak. Yang benar yang mana?

Juga apakah memang harus disegel dan dibatasi garis polisi? Kesannya jadi seperti ada kasus pembunuhan manusia saja.
Semoga kasusnya dapat cepat terselesaikan dan warnet yang ditutup dapat beroperasi kembali. Kasihan para pelajar dan mahasiswa yang perlu mencari data untuk kepentingan studi, juga kasihan pemilik usaha, karyawannya, petugas parkir, padagang makanan disekitar, pedagang kios rokok, pedagang alat tulis, pedagang aksesories komputer, pedagang bensin eceran, dll.

Pak Kapolda Jatim, Kapolwil Malang dst..... kami mendukung adanya razia warnet tentang pelanggaran penggunaan sofeware bajakan dan mp3 yg tidak ada ijin KCI nya yang digunakan untuk kepentingan komersil, akan tetapi saya menyarankan sebelum melaksanakan razia sebaiknya polisinya dibekali dulu dg pengetahuan bidang IT, polisi sebaiknya tahu mana sofeware yang harus register atau beli untuk penggunaannya dan mana yang mamang free, jadi waktu di TKP tidak tidak terkesan polisi itu ternyata bodoh wong jelas-jelas misalnya sofeware itu free kok PCnya masih dibawa sebagai barang bukti, itu kan merugikan pemilik warnet, selain itu dari pihak BSA seharusnya juga membekali ilmu untuk membedakan bagaimana cirinya sofeware yg bajakan dan bagaimana yg resmi dan sofeware apa saja yang harus beli

Kalo saya amati ada perbedaan antara razia yang dilaksanakanPak Polisi Polwil Malang dan Polresta Malang, Razia yang dilaksanakan polwil malang terkesan arogan seperti yang dituturkan teman saya bahwa PC router milik warnetnya yg menggunakan sofeware freeBSD juga dibawa sebagai barang bukti padahal freeBSD itu kan nyata2 sofeware free, sedangkan razia yang dilaksanakan polresta malang mereka terlihat lebih profesional, mereka tahu software yg harus beli dan mana yang free, mereka juga mengerti network sampai2 meraka tahu komputer dimana para teknisi warnet meletakan file mp3 maupun videonya, kami menyarankan kalo memang berniat malaksanakan razia ya paling tidak petugasnya seperti polresta malang sehingga kerjanya pak pol itu bisa efektif dan dilihat oleh masyarakat lebih profesional, SMOGA PAK POLISI SEGERA BISA MENJADI BAIK DAN PROFESIONAL, masyarakat menunggu actionmu.

Ha lah Belagu operasi sofware bajakan segala .... padahal instansi pemerintah di sana belum tentu pakai sofware yang asli .... byuhhh.

Seharusnya langka langkah klo mau operasi kayak gituan mestinya pakai langkah langkah yang prefentif donk jangan anarkis ..

Misal masalah sofware bajakan, windows , photoshop , corel , dll . seharusnya polisi melakukan sosialisasi dulu ke dalam ...

Ingat Kedalam .. ... kedalam Aparatur Nya sendiri Misal ke Polsek Polsek or Polres ...Trus Ke Instansi Pemerintah Daerah setempat ?..

Apakah office yang di pakai Para Aparatur Daerah Setempat, / Intansi pemerintah malang orisinil dan berlisensi ?

Apakah Office Yang Digunakan Dalam Membuat BAP di kantor polres / polsek /polwil orisinil ? Demikian Dengan Kejaksaan ?

Lah klo sudah melakukan sosialisasi ke dalam ,,,, baru melakukan sosialisasi ke luar .. ke masyarakat ke kalangan Komunitas Pendidikan ,, Sekolah SD, SMP Sampai Ke perguruan tinggi !! Dan Juga Kalangan Pengusaha ,, baik barang atau jasa ..(pengusaha warnet ) dll

Klo emang mereka di larang pakai sofware bajakan ext (pengusaha warnet )paling tidak mereka di carikan solusinya dongk !! Datang Baik Baik dengan Mengatakan "Pak Gimana Klo Office nya pakai "Open Office aja " atau tindakan prefentif yang lain,, Sosialisi kan bisa dilakukan dengan mengadakan pertemuan dengan penguasaha warnet ...

Klo emang mereka di larang pakai sofware bajakan ext (pengusaha warnet )paling tidak mereka di carikan solusinya dongk !! Datang Baik Baik dengan Mengatakan "Pak Gimana Klo Office nya pakai "Open Office aja " atau tindakan prefentif yang lain,, Sosialisi kan bisa dilakukan dengan mengadakan pertemuan dengan penguasaha warnet ...

Yang Kedua Agak Sensitif seh ... Masalah MP3 ?
Warnet Yang Menyediakan MP3 Server .. kan bertujuan untuk fasilitas user aja dan bukan untuk di jual kan ? apakah warnet melakukan Penggandaan Kaset / Cd trus di kemas dan di kasih harga ? tidak kan ? lah klo user mau ambil itu kan urusan usernya !! Lah Ketimbang Operasi Warnet Untuk Urusan Mp3 Mending Saudara Saudara Rasia Para Penjual /Pembajak MP3 dan VCD bajakan !! Toh tujuan nya jelas untuk di jual / finansial ?
Klo mau brantas mp3 bajakan sekalian dari sumbernya aja di internet
cari server online yang nyediakan mp3 fee ?
apa bisa pak polisi nutup server nullus , prison , fia MIRC ralay Chat ?
Multiply ?
Apa anak anak putra putri bapak polisi ngak pernah ke warnet untuk ngopi mp3 ?
Trus Masalah Vidio Porno
Ngak munafik pasti semua orang suka kan akan hal ini .. baik masyarak umum atau pun aparat keamanan sekalian ?
Klo alibi / tujuduhan warnet menyediakan film porno .. apa bapak polisi tau .. apa punya bukti klo crew dari warnet yang di tutup nyediakan hal gituan ?
buktinya ada ? dimana "di pc client " lah di komputer user kan ? lah klo download tan dari user terus ketinggalan / belum di hapus gimana ?
Yang Namanya internet tuh banyak akan hall gituan ? klo mau brantas dengan hanya main sita sita dan tutup ijin usaha ngak akan berhasil ...
tanpa ada kesadaran dari masyarakat sendiri pak !!!
Pernah Saya Ke suatu warnet dengan seorang Bintara Polisi ..Polisi masih muda neh !!..,, kebetulan di dalam pc tersebut terdapat vidio porno ..?
trus saya berkata "lho warnet nya ada ginian Ini Ngak di usut tah ? ..
Bintara Tersebut Berkata " lho ini kan dari internet belom tentu crew warnet yang nyediakan ? klo download dari user yang ketiinggalan gimana ? warnet ini kan tidak menjual / menggandakan vcd porno ? ini kan cuman nyediakan layanan internet .... masalah vidio porno yang masuk ke sini ...kan sumbernya dari ineternet ...? klo crew nya lupa bersihkan kan itu masalah manusiawi belaka .. kecuali klo mereka menjual dan mengedarkan !! lain lagi ceritanya !!

Itu pernyataan Seorang Bripda (Brigadir Dua) yang baru lulus pendidikan 1 tahun ..Bawahannya aja bijak ,Masak Bapak Bapak Yang Perwira Dengan Menyandak Beberapa Balok dan Bunga ... Ngak mempunyai pemikiran Yang demikian !
Seharusnya Masalah Hak Cipta Seseorang ,, Sofware Bajakan ... Dan Lain Lain Permasalah nya diatasi dengan bijak .
Payung Hukum nya dari Legislatif belum resmi turun aja udah anarkis dan maen tutup gini !! Gimana klo Udah Turun !

Ingat Tugas Polisi Yang Utama Adalah Melayani dan melindungi Masyarakat .. Dan Bukan Menutup Usaha Orang Dan mengihalangkan lapangan pekerjaan orang lain di saat Bangsa Kita Yang Lagi Susah ini
Jangan Lupa Pak Gaji Yang Bapak Bapak Polisi Terima ("Yang Resmi Neh" ) dari Pajak dan Pajak Itu Sumbernya dari Masyarakat Lah Para pengusaha warnet pun juga masyarakat pak ,.... Mereka Juga Membayar Pajak ....

Saya sepakat dengan pemerhati mengenai masalah penggerebekan software bajakan di warnet.

Apa memang di Kepolisian tidak pernah mempelajari kemungkinan2 terbaik diantara pilihan2 terburuk yang ada ??

Tujuannya memang baik, untuk menegakkan Undang2 HAKI. Tapi efek belakang yang terjadi sangat besar.

Sementara waktu pembajakan software bisa ditekan. TUjuannya memang tercapai saat itu, tapi siapa yang menjamin bisa terlaksana selamanya ?

Perhatikan juga efek sampingnya. KOndisi ekonomi negara lagi morat marit. Lapangan kerja sangat sempit. Ada lapangan kerja sedikit saja yang rebutan banyak.. Lha ini malah menutup lapangan kerja banyak orang. Mulai dai pemilik warnet, karyawannya, tukang parkir, penjual makanan/minuman, penjual bensin eceran, pooknya orang2 yg biasanya ada di lingkungan wanret ikut mendapatkan lahan untuk mencari duit. Itu yg saya maksudkan dengan memilih pilihan terbaik diantara pilihan2 buruk yang ada.

Rakyat susah pak cari makan. Gak seperti sampeyan2 semua. Nganggur pun dapat gaji. Pensiun yg gak ada kerjaan juga dapat gaji. Apalagi oknum2 anggota sampeyan ada yg jadi raja tega, main peras, pungli, suap dll.

Ingat pak, yang suka merampas rezeki orang, bakalan dirampas rezekinya oleh yang DI atas sana.

Trus sampeyan nulis laporan2, BAP de el el itu pake software original ato bajakan pak ?
Jangan bilang kalo ada pasal pengecualian buat aparat penegak hukum untuk memakai software bajakan.

Benahi diri sendiri dulu sebelum membenahi orang lain.

Semoga Polri bisa menjadi lebih bijak, lebih baik, dan bisa menjadi teladan masarakat sesuai semboyanna. Amien

Bookmark this post to del.icio.us Digg this post! Bookmark this post to Yahoo! My Web Bookmark this post to Furl
  1. Anonymous Anonymous | 10:31 PM |  

    yuupppp smogaaa caaa...?? smoga

  2. Blogger aLe | 7:54 PM |  

    IYA Ca, para poisi itu memang BEJAT!!
    Main angkut aja tu orang..
    tak dungakno di bales sing Kuoso. aMin

  3. Blogger tjahaju | 2:55 PM |  

    fiuh... kapan ya masalah ini cepat selesai T_T

  4. Anonymous Anonymous | 10:17 PM |  

    hidup pak polisiii.....*kaboor*

  5. Anonymous Anonymous | 10:55 PM |  

    Emangnya tuh Polisi ngerti apa itu software, apalagi router? :))

    Polisi kita emg sdg di puncak kesombongannya, selepas pisah dari TNI (ABRI). Di mana2 jg, arogannya minta ampun...

    Padahal jiwanya lemah. Ada masalah dikit aja, main tembak jidat sendiri.

    Pokoke Dian tuh bener: fuckin ashole you police!

  6. Anonymous Anonymous | 2:33 AM |  

    pulisi ncen ngunu ca'... sing penting awak dewe tetep nge-rockkk...!!!

  7. Blogger Toha Mustofa | 2:36 AM |  

    babe gw pulisi. gw ngaku kl gw pake winxp bajakan, suka donlot di astatalk.com, cassanova-id.com, softarchive.com, de el el deh... banyak pulisi emang gebleg, kecuali babeku lho ya :)

Leave your response